Lari Dengan Rintangan, Enggak Bikin Bosan

Leli sedang berlatih untuk persiapan salah satu Lari Rintangan

Leli sedang berlatih untuk persiapan salah satu Lari Rintangan

Lari adalah olahraga yang digemari banyak orang. Dari muda sampai tua, bisa melakukannya. Terlebih tidak butuh biaya lebih.
Kini di Indonesia mulai muncul variasi dari sekedar lari. Yakni lari dengan rintangan, atau dikenal dengan Obstacle Race. Di mana kita harus lari, antara 5km atau 10 km dan harus menyelesaikan beberapa rintangan. Mulai dari memanjat, merangkak, sampai lari melewati lumpur!

Leli sedang berlatih untuk persiapan salah satu Lari Rintangan

Leli sedang berlatih untuk persiapan salah satu Lari Rintangan

Bagi Leli yang berprofesi sebagai Accounting di sebuah EO di Jakarta ini, lari dengan rintangan malah lebih seru, tidak membuat bosan dan lari 10K tidak terasa berat.
Menurutnya rintangan Monkey Bars dan memanjat tali adalah tantangan terbesar saat berlomba. Sejauh ini Leli sudah mengikuti Urbanathlon dan Green Warriors.
Lalu apa pelajaran yang ia rasakan saat mengikuti event lari dengan rintangan? “Lebih berani dan kuat karena kita harus manjat dan lompat di ketinggian atau angkat beban sambil lari tapi semua fun,” ungkapnya.
Tentunya meski ini fun, tapi jika kita ikut lomba lari rintangan kita harus persiapkan diri terlebih fisik kita. Leli sendiri mempersiapkan diri sebelum event dengan lari, crossfit dan bootcamp. Sehingga saat event berlangsung, badannya sudah siap bertarung.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s